Membedah Asal-usul dan Makna di Balik Lomba 17 Agustus

Diposting oleh: Admin Acosmart dalam: Gaya Hidup pada: Rabu, Agustus 16, 2017 Komentar: 0 Hit: 450

Membedah Asal-usul dan Makna di Balik Lomba 17 Agustus

Wah, nggak kerasa ya sebentar lagi kita akan merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72! Setiap tahunnya, hari kemerdekaan Indonesia selalu dirayakan secara meriah dengan berbagai lomba 17 Agustus yang seru. Mulai dari makan kerupuk sampai lompat karung, pasti kamu pun pernah mengikuti beberapa lomba ini.

Tapi, tahukah kamu bahwa lomba 17 Agustus yang diselenggarakan dari tahun ke tahun sebenarnya memiliki makna dan asal usul yang menarik? Apa saja ya kira-kira? Yuk simak ulasan lengkapnya di sini!

1. Lomba Egrang

Meski belum pernah melihat atau bermain egrang secara langsung, kamu pasti tahu permainan dari bambu yang satu ini bukan? Lomba egrang adalah salah satu tradisi lomba 17 Agustus yang sangat digemari, karena sensasi uniknya saat menaiki pijakan yang tinggi dan harus mencapai garis finish dengan cepat.

Di balik permainannya yang menyenangkan, ternyata pada awalnya egrang diciptakan untuk mengejek kolonialisme Belanda yang terkenal dengan tubuhnya yang jangkung. Orang Indonesia pun menggunakan egrang agar terlihat tinggi seperti orang Belanda.

Terlepas dari asal-usulnya, permainan ini mengajarkan kamu untuk selalu memiliki kepercayaan pada diri sendiri. Karena apabila kamu melangkah dengan ragu-ragu, maka kamu akan terjatuh. Sama halnya dengan hidupmu, kamu harus percaya pada dirimu sendiri di setiap langkah. Jangan biarkan keraguan membuatmu menyesal dalam hidup ya!

2. Lomba balap karung

Lomba balap karung adalah salah satu lomba 17 Agustus yang paling kamu tunggu-tunggu! Seru rasanya melihat orang melompat-lompat dengan karung goni untuk mencapai garis finish bukan?

Kemeriahan lomba balap karung ternyata terinspirasi dari kehidupan rakyat Indonesia ketika di jaman penjajahan Jepang. Dahulu, karena keadaan ekonomi yang buruk, rakyat Indonesia biasa mengenakan karung goni kemana-mana.

Untungnya, dengan semakin majunya bangsa ini, sekarang karung goni malah dibuat menjadi beragam keterampilan yang menarik. Karung goni pun kini menjadi simbol kebanggaan Indonesia yang sudah merdeka!

3. Lomba makan kerupuk

Lomba makan kerupuk sudah menjadi tradisi yang mendarah daging untuk diadakan setiap tanggal 17 Agustus. Kamu pasti pernah merasakan betapa susahnya menangkap dan menggigit kerupuk dalam lomba yang digelar di sekolah atau di lingkungan rumahmu!

Tradisi lomba makan kerupuk berasal dari keadaan rakyat Indonesia yang masih belum memiliki kemampuan ekonomi yang baik setelah zaman penjajahan. Keadaan tersebut membuat kerupuk menjadi bagian dari lauk pauk yang menjadi simbol pangan.

Tentunya kini dengan kondisi perekonomian yang makin maju, kerupuk beralih fungsi menjadi makanan pelengkap. Bahkan, kerupuk juga diolah menjadi cemilan-cemilan yang kreatif. Kreatif sekali ya orang Indonesia ini?

4. Lomba tarik tambang

Lomba 17 Agustus tentu belum lengkap tanpa kehadiran lomba tarik tambang! Lomba yang melibatkan dua tim yang saling menarik tali tambang hingga salah satu tim melanggar garis batas ini nggak cuma butuh tenaga yang besar, namun juga membutuhkan teamworkyang baik!

Sejak dulu, lomba tarik tambang mengajarkan rakyat Indonesia tentang pentingnya kebersamaan dan persatuan Indonesia. Istilahnya, “Bersatu kita kuat, bercerai kita runtuh”. Setiap tim ditantang untuk menyatukan tenaga dan pikiran, serta memberikan yang terbaik agar timnya bisa menang. Soalnya, kalau ada satu anggota saja yang menyerah, maka bisa dipastikan tim tersebut akan kewalahan untuk menarik tali tambang yang berat.

5. Lomba panjat pinang

Lomba panjat pinang sering dijadikan sebagai acara puncak untuk menutup rangkaian lomba 17 Agustus. Cara bermainnya yang menarik dan memerlukan kelincahan serta kerja sama antar para peserta pun membuatnya menjadi sebuah lomba spektakuler yang pas untuk mengakhiri kemeriahan perayaan kemerdekaan.

Pada awalnya, lomba panjat pinang diadakan para pejabat Belanda ketika mereka mengadakan acara kawinan atau hajatan. Mereka menaruh hadiah-hadiah di atas pohon pinang dan memperlombakan rakyat Indonesia agar bisa menjadi atraksi yang menarik dan mengundang tawa dari para undangan.

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, tentu panjat pinang bukan lagi dilihat sebagai perlombaan yang menghina rakyat Indonesia, melainkan permainan rakyat yang seru untuk menguji kreativitas dan kerjasama.

Lalu, apa saja yang biasa digantung sebagai hadiah? Banyak! Mulai dari topi, payung hingga paket sembako yang lengkap abis! Wah, siapa yang nggak pingin ikutan?

Nah, itu dia 5 lomba 17 Agustus yang sarat makna dan rutin diadakan dari tahun ke tahun. Selain 5 lomba tersebut, kini juga banyak lomba-lomba baru yang bermunculan, seperti lomba gepuk guling, mengambil belut, atau lomba bakiak raksasa yang membuat perayaan kemerdekaan bangsa Indonesia semakin meriah! Kalau kamu, biasanya lomba apa saja yang diikuti?

Komentar

Tinggalkan komentar

SOFTWARE BISNIS & AKUNTANSI

Acosys

www.acosys.co.id

WEB HOSTING

WebAcosys

www.webacosys.com

LAYANAN PERCETAKAN & KONVEKSI

AcosPrinting

www.acosprinting.com

FREE MUSIC PORTAL

Song4You

www.song4you.tv

Chatting

Klik link untuk chatting dengan petugas kami di bagian paling atas atau bawah halaman ini (tergantung resolusi layar yang digunakan) atau klik tombol dibawah ini.

klik disini untuk memulai chatting

0811793115
081379021704
082182905580